0

Arab Saudi Skorsing Haji dan Umroh, Benarkah Terkait Pandemi Covid 19?

Benarkah Arab Saudi skorsing haji dan umroh terkait pandemi Covid 19? pertanyaan ini banyak disampaikan para calon jamaah haji atau umroh yang yang pada tahun ini bersiap untuk pergi ke Tanah Suci. Adanya bencana global, pandemi Covid 19, membuat Kerajaan Arab Saudi menerapkan lockdown sehingga para calon jamaah umroh sementara ini tidak diperkenankan masuk ke Tanah Suci.

Keputusan tersebut diambil semata-mata untuk menghentikan laju penyebaran virus Corona yang sekarang ini telah menjadi bencana besar di seluruh dunia. Menyikapi kebijakan tersebut, Kementrian Agama Republik Indonesia terus memantau dan menyiapkan skenario untuk mengantisipasi jika ternyata pelaksanaan ibadah haji tahun ini dibatalkan.

Belum Ada Keputusan Resmi Pembatalan Ibadah Haji 2020 Terkait Covid 19

Meski banyak orang berspekulasi bahwa Pemerintah Kerajaan Arab Saudi akan membatalkan pelaksanaan ibadah haji 2020, namun ternyata hal ini belum menjadi keputusan final.  Anggota DPR, Fadli Zon, menyampaikan bahwa ororitas haji Arab Saudi belum memutuskan untuk membatalkan pelaksanaan ibadah haji tahun 2020. Sejauh ini, Arab Saudi baru mengirim surat kepada pihak Kemenag Republik Indonesia. Meski belum ada keputusan pembatalan pelaksanaan ibadah haji tahun ini, namun menurutnya surat dari pemerintah Arab Saudi tersebut mungkin akan melahirkan keputusan darurat yang sifatnya drastis.

ibadah haji

ibadah haji

Sementara itu, Juru Bicara Kementrian Luar Negeri menyampaikan bahwa surat yang dikirim otoritas Arab Saudi pada Kementrian Agama RI berkaitan dengan penundaan pembayaran ibadah haji 2020. Dengan adanya surat tersebut, para calon jamaah haji Indonesia diminta untuk menunda pembayaran pelunasan haji.

Menanggapi adanya surat tersebut, pihak Direktorat Jenderal Penyelenggara Haji dan Umroh menegaskan bahwa pihak otoritas haji Arab Saudi belum melakukan permintaan pembatalan haji. Proses pengadaan akomodasi juga masih dijalankan, akan tetapi mereka menghimbau pembayaran biaya haji agar tidak dilakukan saat ini. Hal ini dilakukan untuk mengantisipasi timbulnya kerugian apabila ternyata ibadah haji 1441H tidak jadi diselenggarakan.

Sementara itu, untuk pelaksanaan ibadah umroh saat ini memang tengah dihentikan sementara oleh pihak pemerintah Arab Saudi. Hal ini dilakukan untuk menghindari semakin merebaknya virus Corona di Tanah Suci. Jadi, jika Anda bertanya-tanya, benarkah Arab Saudi skorsing haji dan umroh terkait pandemi Covid 19, maka penjelasan tadi cukup menjawab rasa penasaran Anda, bukan?

Skenario Kemenang Terkait Penyelenggaraan Ibadah Haji 2020

Kemenag RI terus memantau perkembangan kebijakan Arab Saudi terkait penyelenggaran ibadah haji tahun 2020 terkait pandemi Covid 19. Pihak Kemenag sendiri telah menyiapkan dua skenario jika haji tahun ini tetap dilaksanakan ataupun justru dibatalkan.

Apabila ternyata ibadah haji tahun ini terpaksa harus dibatalkan, maka dana pelunasan ibadah haji akan dikembalikan pada calon jamaah haji. Sementara itu, skenario kedua yang diambil oleh Kemenag apabila ternyata ibadah haji bisa dilaksanakan adalah dengan menghimbau para calon jamaah untuk tetap mengikuti setiap tahapan haji, sambil terus memantau perkembangan di Tanah Suci.

Menteri Agama menghimbau calon jamaah untuk melaksanakan manasik non konvensional, atau dengan cara menggunakan sarana pembelajaran daring, edukasi dan sosialisasi melalui medsos, memanfaatkan media televisi, ataupun melalui distribusi buku manasik ke jamaah.

Demikianlah pembahasan yang semoga bisa menjawa rasa penasaran Anda terkait pertanyaan, benarkah Arab Saudi skorsing haji dan umroh terkait pandemi Covid 19.

 

admin

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *